jejak yg meredupkan cahaya..
kisah mana lagi yg sedang kau genggam..
Resah dalam desahmu itu makin menguras...
Dan kau terjebak pada tebing tinggi yang terbangun oleh
ketakutan bawah sadarmu..
Skenario tetap harus ada di tangan...
Setidaknya, peran yg sedang kau mainkan jelas terpapar..
Jika tidak, pejalan akan tersesat dan akhirnya terbuang..tak
lagi dianggap mampu bermain menghidupkan cerita..
Maka inilah kehidupan yg telah sampai pd saat ini..
Pilihlah cahaya mana yg paling mendamaikan jiwamu..
Sehingga jelas kau mampu menemukan dan membaca skenario di
tanganmu..
Dan aku memilih Cahaya Kasih...sebab pelitanya abadi.rasa itu..
rasa yang berada diantara..
saat ingin sepenuhnya mengasihi dia yang terkasih.. dan
memberikan segalanya yang kita miliki..
namun disaat yang sama.. takut untuk mengganggunya.. dan
takut tak berkenan di hatinya...
dan akhirnya.. memilih untuk diam..dan menunggu...
ah.. ya.. dan kita sedang tersenyum karena merasakan hal
yang sama.. :)
kita belajar bukan..? untuk mengenali bagaimana cara
mengasihi yang tepat...
bukan hanya tepat untuk diri sendiri.. namun juga tepat
untuk mereka yg kita kasihi.. dan tepat untuk-Nya...
apa yg sebaiknya dilakukan..?
i dont know.. rasa itu..mgkn sama.. namun kita hidup pada
'getaran' yang mgkn berbeda2.. maka kenalilah dan dengarkanlah ke dalam
hatimu.. karena Kasih di hatimu itulah yang akan menuntunmu...
belajar..agar mampu mengenali ego yg ada.. dan memancarkan
kasih yang bening bagi kehidupan.. dan belajar percaya pada Kasih.
No comments:
Post a Comment